Di atas tanah itu tadinya banyak ditabur harapan

Tentang kehidupan yang beroleh nafas darinya

Agar senyum tak sekadar menjadi angan

Atau ilusi yang dicipta demi tegaknya kuasa

Iklan

Tapi mimpi yang berjuta itu tak kunjung muncul wujudnya

Karena mereka kembali mengambil rantai yang telah berganti muka

Terjebak pilihan yang tak diduga

Dan di tanah itu, hanya tersisa sebuah nama

Kosong tak bermakna

Dijunjung gila

Tanpa mengingat satu pun harapan yang pernah singgah

Untuk kesekian kalinya

Kami temui kematian

Untuk kesekian kalinya

Iklan

Kami hanya jadi binatang peliharaan

Jakarta, 26/01/2014

Daniel Fajar