Vihara dan Klenteng Dharma Bhakti mengadakan kegiatan berbagi takjil sebagai upaya meningkatkan cinta kasih antar umat beragama.
Menjelang berbuka, di depan gerbang komplek Vihara dan Klenteng Dharma Bhakti dipadati oleh warga yang sedang mengantri. Terlihat beberapa orang berbusana serba merah menyusun piringan nasi, dan gelas-gelas berisikan es buah. Sekitar 350 piring nasi opor ayam dengan sayur nangka, dan es buah tersedia hari itu.
Syamsuri seorang pengemudi ojek online mengaku sangat terbantu dengan adanya acara ini. Ia merasa senang, mengingat dirinya dapat menghemat beberapa rupiah di bulan Ramadan ini.
Syamsuri mengaku acara ini sangat meringankan beban warga Petak Sembilan, khususnya bagi yang kurang mampu. Ia juga meyakini acara buka puasa ini bentuk kerukunan antar umat beragama.
“Indonesia kan majemuk jadi kita tidak mungkin menutup diri, saya harap untuk kedepannya acara seperti ini tetap dilaksanakan, serta terus menyebarkan kebaikan,” tuturnya
Salah seorang pengurus yayasan Dharma Bakti Nova mengatakan kalau dirinya senang melakukan kegiatan bagi-bagi takjil di bulan Ramadhan. Sejak pukul 17.00 WIB, ia nampak sibuk bahu-membahu bersama timnya untuk menyiapkan hidangan. Beberapa orang pun terlihat sudah mengantre. Sekitar 10 menit sebelum berbuka, semua makanan dan minuman tersebut telah habis dibagikan pada warga.
Baca juga: Jejak Langkah Islam Syiah di Indonesia
Nova bersama yayasan Dharma Bhakti telah mulai kegiatan berbagi makanan sejak 2018. Untuk Ramadhan tahun ini, perhelatan acara digelar dari 28 Maret sampai 18 April 2023. Nova mengakui pada dasarnya program ini dilandasi oleh semangat menebarkan cinta dan kasih kemanusiaan. Ia mengatakan kalau dalam ajaran agama apapun, kebaikan untuk sesama umat manusia adalah hal yang paling dasar. Seperti halnya yang Nova percayai dalam ajaran Budha yaitu Metta.
“Doa doa dalam kitab Karaniya Metta Sutta mengajarkan kita untuk memberikan kebahagian untuk semua makhluk, khususnya manusia,” ungkap Nova.
Selain kepercayaan Metta dalam Buddha, Co Sin Ye yang merupakan penjaga Vihara dan Klenteng Dharma Bhakti menambahkan ajaran dasar lainnya berupa Berdana. Ajaran ini memiliki makna memberikan bantuan baik berupa harta benda maupun perilaku kepada yang lebih membutuhkan, tanpa mengharapkan imbalan apapun.
“Jika kita sering melakukan Berdana maka Tuhan akan memberikan kita kebahagiaan dan kesuksesan,” ucap Co Sin Ye sambil mendengarkan alunan musik Tiongkok.
Selain Metta dan Berdana, Co Sin Ye melanjutkan terdapat ajaran dasar lain yang sangat penting, yaitu percaya akan karma. Dalam kitab Samyutta Nikaya, Karma berarti setiap manusia mendapat balasan sesuai dengan apa ia perbuat.
Bila kita melakukan kebaikan kasih maka akan berbuah hal yang sama, pun sebaliknya. Konsep dasar inilah yang dipercaya oleh Co Sin Ye mendorong seluruh umat beragama melakukan hal baik.
“Saya selalu diajarkan untuk sering menebarkan kebaikan kepada sesama manusia agar karma yang baik bisa terbuka,” pungkas Co Sin Ye.
Penulis/ Reporter: Annisa Inayatullah
Editor: Arrneto

