Aku adalah kebenaran,
Suara keras yang mungkin tak pernah tersampaikan,
Entah apa penghalang yang telah dirapalkan,
Aku terhina, terbungkam, terabaikan.

Aku abadi,
Barangkali itulah aku di mata yang percaya,
Atau sebatas kata puitisasi,
Kata-kata murah yang bilang aku tak akan binasa.

Kuperkenalkan kalian dengan seorang kawan,
Parasnya amat sangat menawan,
Dengan hati kelam yang menjanjikan kemenangan,
Ialah kejahatan.

Ia tampak seperti cahaya yang menyilaukan,
Terdengar bak melodi menenangkan,
Sentuhannya laksana pelukan yang menghangatkan,
Ia adalah sebuah candu yang memabukkan.

Ia membunuhku,
Tolong carilah aku,
Bantulah aku,
Percayalah padaku.

Penulis: Rasha Putra

Iklan